Namadan Asal Tari Tradisional. Deskripsi Keunikan Gerak Tari Tradisional. 1. Tari Kecak dari Bali. Tari bali menggerakan bola matanya ke kanan ke kiri secara cepat, ekspresi tari dapat terwakili melalui gerakan mata tersebut. 2. Tari Gendhing Sriwijaya dari Sumatera Selatan.
PadaBab 4 ini, peserta didik diharapkan: 1. Mengamati konsep ragam gerak tari tradisional: Kepala, Badan, Tangan dan Kaki. 2. Mengidentiikasi teknik ragam gerak dasar tari tradisional: Kepala, Badan, Tangan dan Kaki.
TariJaipong mulanya berkembang di Karawang dan Bandung. Tarian ini merupakan gabungan dari beberapa kesenian tradisional seperti Wayang Golek, Pencak Silat, dan Ketuk Tilu. Oleh karena itu, tari Jaipong akhirnya terkenal karena gerakan-gerakannya yang sangat enerjik, unik dan sederhana. Dilansir dari situs resmi Kemendikbud, tari Jaipong
Gerakantari Kipas Pakarena terkenal akan geraknya yang halus karena menggambarkan kelembutan dari para perempuan. Tari tradisonal ini merupakan seni tari khas Sulawesi Selatan. Tari Kipas Pakarena, menurut Ensiklopedi Tari Indonesia (1986), adalah tari yang berdasarkan pada legenda asal dari dewi kayangan yang turun ke bumi.
Foto iStock. ADVERTISEMENT. Ada banyak unsur dalam tari, mulai dari musik, busana hingga tata panggung. Namun, ada satu unsur yang paling penting yakni gerakan dasar tari. Pasalnya, gerakan dasar tari melibatkan hampir semua bagian tubuh seperti kepala, mata, tangan, sampai kaki. ADVERTISEMENT. Gerak dasar tari juga disebut sebagai keindahan
Hitungan16, tamborin berada pada sebelah kanan badan. Ragam Gerak Banner Stationary Hitungan 1, kedua tangan diangkat ke sebelah kiri sejajar dengan kepala, kemudian tamborin dipukul. Hans Marpaung : Deskripsi Tari Tamborin Dan Musik Pengiring Pada Ibadah Raya Gereja Bethel Indonesia GBI Tanjung Sari Medan, 2009.
Ilustrasiragam gerak tari. Sumber: Pexels. Menurut buku serupa yang ditulis Sem Cornelyoes Bangun dkk., gerak dasar tarian terdiri dari gerak kepala, gerak badan, gerak tangan, dan gerak kaki. Dalam tarian, keempat teknik itu dapat dikembangkan dan diterapkan menjadi sebuah kesatuan yang utuh. 1.
Levelgerak tari diartikan sebagai jangkauan peragaan gerak dalam ruang gerak tari oleh penari itu sendiri. Gerakan tari dibagi menjadi. Kesenian pada dasarnya dibagi menjadi dua yaitu seni rupa dan seni pertunjukan. Gerak tari merupakan unsur utama pada tari. Pengertian seni tari secara umum adalah suatu bentuk dari karya seni yang mencakup
Gj2uOm. Gerak dasar tari merupakan hal penting yang harus dipelajari dan dikuasai oleh penari. Hal ini dikarenakan gerak dasar merupakan unsur pokok dalam tari yang berfungsi membentuk kesatuan tarian utuh dan menciptakan keindahan. Perlu diketahui, setiap tarian memiliki gerak dasar tari yang beragam. Hal inilah yang menyebabkan setiap tarian memiliki ciri khas dan keunikan dalam gerakannya. Gerak dasar tari juga tidak terpaku pada gerak tari baku sehingga dapat dikembangkan menjadi gerak tari kreasi. Namun, pada dasarnya gerak dasar tari terbagi menjadi empat bagian, yaitu gerak dasar kepala, tangan dan lengan, badan, serta kaki. Indonesia memiliki keberagaman budaya tarian yang sangat istimewa. Terdapat banyak sekali tarian daerah yang tersebar di pelosok Nusantara. Tari merupakan kombinasi gerak dan musik yang memiliki arti dan tujuan. Tujuan tari adalah untuk persembahan, peringatan, penyembuhan, dan hiburan. A. Unsur Utama Tarian Dalam kesenian tari, ada tiga unsur utama yang harus diketahui dan dipahami oleh para penari, yakni wiraga, wirama serta wirasa. 1. Raga Wiraga Wiraga atau raga berarti dalam sebuah kesenian tari, para penari harus menonjolkan gerak tubuh, dalam posisi berdiri dan atau duduk. Wiraga berarti para penari memiliki kemampuan serta keterampilan untuk menampilkan tiap gerakan. Wiraga juga berarti para penari harus menguasai berbagai teknik gerakan. Contohnya seperti arah hadap dan arah gerak. Dalam wiraga, ketepatan waktu, ketepatan gerakan, tempo, dan perubahan gerak sangat penting untuk diperhatikan serta diperhitungkan. ii. Irama Wirama Wirama atau irama berarti dalam sebuah kesenian tari, para penari harus memiliki gerakan tubuh yang sesuai dengan irama musik yang digunakan. Dalam kesenian tari, wirama meliputi irama dari gerakan tari dan iringan musik. Antara penari serta pengiring musik, haruslah saling berkaitan agar pesan yang ingin disampaikan kepada penonton dapat tertangkap dengan baik. Contohnya jika pesan yang ingin disampaikan adalah tentang rasa sedih, maka gerakan, ekspresi penari serta iringan musik harus menunjukkan rasa sedih. Wirama dalam seni tari sangat berkaitan dengan emosi. Karena melalui irama iringan musik serta gerakan tari dapat membangkitkan rasa atau emosi. 3. Rasa Wirasa Wirasa atau rasa berarti dalam sebuah kesenian tari, para penari harus menyampaikan pesan melalui gerakan tari serta ekspresi dari para penari. Dalam kesenian tari, wirasa didapat dari gerakan tari serta iringan musik. Agar bisa mendapatkan wirasa tersebut, para penari serta pengiring musik haruslah sering berlatih agar bisa mendapatkan wirasa yang diharapkan. B. Gerak Dasar Tari Ada banyak unsur dalam tari, mulai dari musik, busana hingga tata panggung. Namun, ada satu unsur yang paling penting yakni gerakan dasar tari. Pasalnya, gerakan dasar tari melibatkan hampir semua bagian tubuh seperti kepala, mata, tangan, sampai kaki. Gerak dasar tari terbagi menjadi iv gerak dasar, yaitu teknik gerak kepala, teknik gerak tangan, teknik gerak badan, dan teknik gerak kaki. one. Gerak Kepala Kepala menjadi salah satu anggota tubuh yang cukup penying dalam gerak tari. Berikut beberapa macam gerak kepala Kedet adalah gerakan kepala seolah menarik dagu. Gedug adalah kepala tegak digerakan kesamping kanan dan kiri. Gedug angka delapan adalah memfokuskan putaran dagu seolah menulis angka delapan diakhiri gerak hedot. Gilek adalah gerakan membuat lengkungan kebawah kiri dan kanan. Godeg cangreud adalah gerak gilek diakhiri dengan gerak kedet. Galieur adalah gerak halus kepala dimulai dari menarik dagu, ditarik leher kembali kearah tengah diakhiri dengan kedet. Hedot adalah gerakan kepala membuat lengkungan kebawah kiri dan kanan. Tolehan Kiri adalah gerakan kepala menengok ke kiri dan diikuti pandangan mata. Lenggut adalah gerakan kepala dengan dagu dijulurkan kedepan kemudian ditarik dengan luwes kebelakang. Ula Nglangi adalah gerakan kepala dengan leher digerak-gerakan ke kanan dan ke kiri. Longgadhung adalah gerakan seperti ula nglangi tetapi bahunya geser ke kanan dan ke kiri. Banyak slulup adalah gerak kepala dengan dagu tarik belakang kemudian dijulurkan ke depan. Pancak Jangga / Pancak Gulu adalah gerakan tolehan ke kanan kemudian tolehan ke kiri kemudian dilanjutkan menghadap depan. Gebes / Geding adalah gerakan seperti tolehan tetapi dilakukan dengan cepat. Tolehan Kanan adalah gerakan kepala menengok ke kanan dan diikuti pandangan mata. Geleng-Geleng adalah gerakan kepala bergoyang mengikuti tangan lambean. Coklekan Kanan adalah gerakan menolehkan kepala ke kanan seperti mencolek. Noleh Kiri adalah gerakan menolehkan kepala ke kiri. Coklekan Kiri adalah gerakan menolehkan kepala ke kiri seperti mencolek. 20. Noleh Kanan adalah gerakan menolehkan kepala ke kanan. 2. Gerak Badan Badan merupakan bagian penting dalam melakukan gerak tari. Beberapa gerakan badan dalam tarian antara lain sebagai berikut Hoyog adalah gerakan badan dengan mencondongkan badan ke samping kanan / kiri. Engkyek Kanan adalah gerakan badan dengan mencondongkan badan ke kanan dengan sikap tangan lurus ke samping. Polatan adalah gerakan badan sesuai dengan gerakan arah pandangan. Oklak adalah gerakan badan dengan menggerakkan pundak ke depan dan ke belakang. Entrag adalah gerakan badan dengan menghentakkan badan ke bawah berkali-kali. Ngelier adalah gerakan badan berputar 180 derajat terdapat pada topeng cirebon gaya losari. Pinggul adalah gerakan badan dengan cara menggerakkan pinggul ke kiri, kanan, diputar-putar digerakkan atas/bawah. Lambung/Pinggang adalah gerakan badan dengan denan badan diputar ke kiri, kanan, ke belakang/depan. Bahu adalah gerakan badan dengan gerak mengikuti pangkal lengan. Engkyek Kiri adalah gerakan badan dengan mencondongkan badan ke kiri dengan sikap tangan lurus ke samping. Galeong adalah gerakan badan dengan rongga dada diputar ke depan/belakang disertai gerakan bahu. Keupat Enggal adalah gerakan badan dengan arah putar kebalikan dari galeong. Meliuk-liukkan badan adalah gerakan membelokkan badan ke kanan/kiri. Membusungkan dada adalah gerakan badan dengan mengedepankan dada. Ngotag Pola adalah gerakan badan dengan menggoyangkan pundak. Neregah adalah gerakan badan dengan badan didorong ke depan. Lelok adalah gerakan badan dengan rebah kanan dan kiri bergantian. Ngotag dada adalah gerakan badan dengan menggoyangkan dada. Megol Njenthit adalah gerakan badan dengan gerakan pinggul didorong ke belakang dengan salah satu kaki jinjit. Megol Batavia adalah gerakan badan dengan menggoyang pinggul ke kanan dan ke kiri dengan gerakan patah-patah. 3. Gerak Tangan Selain badan dan kepala dalam sebuah tarian juga terdapat gerakan tangan. Beberapa gerakan tangan dalam tarian adalah sebagai berikut Ngithing adalah gerakan tangan dengan posisi tangan dengan ibu jari menempel jari tengah membentuk lingkaran. Ngrayung adalah gerakan tangan dengan posisi ibu jari menempel pada telapak tangan dan keempat jari. Nyempurit adalah gerakan tangan dengan posisi jari tangan hampir sama ngithing. Ukel adalah gerakan tangan dengan memutar pergelangan tangaan berlawanan arah jarum jam. Kebyok adalah gerakan tangan dengan menggunakan selendang yang dihentakkan ke pergelangan tangan. Kebyak adalah gerakan tangan dengan menggunakan selendang dibuang sehingga selendang lepas. Ulap-Ulap Kanan adalah gerakan tangan kanan menekuk didepan kening, tangan kiri di pinggang. Ulap-Ulap Kiri adalah gerakan tangan kiri menekuk didepan kening, tangan kanan di pinggang. Tawing Kanan adalah gerakan tangan yang dilakukan tangan kanan diletakkan didepan pundak kiri. Tawing Kiri adalah gerakan tangan yang dilakukan tangan kiri diletakkan didepan pundak kanan. Mbaya mangap adalah gerakan tangan dengan posisi tangan sama seperti ngrayung. Nayung adalah gerakan tangan dengan tangan diletakkan didepan dada, berpasangan dengan mingkis. Mingkis adalah gerakan tangan yang dilakukan tangan kiri telapak tangan menghadap atas. Seblak adalah gerakan tangan dengan menyibak selendang/sampur dari pangkal ikatan selendang merentang lurus kesamping. Ngepel adalah gerakan tangan dengan ibu jari menempel di depan jari telunjuk. Bapang adalah gerakan tangan dengan telapak tangan mbaya mangap tangan kiri posisi membuka menghadap atas, lengan tangan membuka ke samping. Kambeng adalah gerakan tangan membuka di depan dada dengan kedua tangan mengepal. Meber adalah gerakan tangan dengan kedua tangan ke samping, telapak tangan menghadap ke belakang. Nangreu adalah gerakan tangan dengan kedua tangan ke depan, 4 jari lurus ke atas ibu jari ditekuk. Mereket adalah gerakan tangan dengan telapak tangan dikepalkan. Rumbe adalah gerakan tangan dengan tangan ke samping, telapak tangan keluar lima jari lurus ke bawah. Ngaplek adalah gerakan tangan dengan kedua tangan kesamping, telapak keluar 5 jari lurus ke bawah. Tumpang Tali adalah gerakan tangan dengan kedua tangan nangreu lalu disilangkan. Mungkur adalah gerakan tangan dengan kedua tangan ke depan ditekuk kedua telapak tangan menghadap keluar punggung tangan disatukan. Nyawang adalah gerakan tangan dengan tangan ditekuk tepat dimuka kepala seperti hormat. Sembah adalah gerakan tangan dengan telapak tangan dirapatkan tepat di depan hidung. Jiwir Soder adalah gerakan tangan dengan ibu jari dan jari tengah membuat lingkaran lalu disatukan. Baplang adalah gerakan tangan dengan tangan kanan serong nangreu dan tangan kiri ke samping rumbe. Kepret Soder adalah gerakan tangan dengan kedua tangan sikap mungkur di depan perut lalu ke sampingkan dengan cara menggerakkan kelima jari. Lontang adalah gerakan tangan dengan tangan kanan ke depan dengan posisi nangreu tangan kiri ke depan dengan posisi nyampurit. Megar Manggar adalah gerakan tangan yang keempat jarinya megar danibu jarinya menutup. Pasaran Daplang adalah gerakan kedua tangan lengan menthang dengan kedua telapak tangan menengadah. Posisi kedua tangan bisa diatas maupun dibawah. Uncal Jala adalah gerakan tangan seperti melempar jala. Lengan kiri nekuk trap cethik dan lengan kanan menthang dengan telapak tangan menengadah. Bapang Putri adalah gerakan tangan seperti gerak tangan bapangan namun diperhalus. Wolak-Walik Ayakan adalah gerakan kedua tangan seperti orang sedang mengayak ikan. Tepak Banyu adalah gerakan kedua tangan seperti berenang. Malang Kerik adalah kedua tangan bertolak pinggang dengan memegang sampur. Ngruji Dahi Sikul adalah gerak tangan dengan jari-jari ngruji berada di depan dahi dan di samping siku. Lambehan adalah gerakan tangan dengan kedua/salah satu tangan melakukan gerakan melambai ke depan dan ke belakang dengan bentuk jari nyempurit. Ngruji Bapang Walik adalah gerakan salah satu tangan ngrayung dibawah telinga dan yang satu berada di atas kepala. four. Gerak Kaki Gerak kaki juga menjadi bagian dari gerakan tarian. Berikut ini beberapa gerakan kaki dalam sebuah tarian Adeg-Adeg Masekon adalah gerakan kaki dengan kaki kanan dilangkahkan, serong kanan serong kiri kaki tetap diam. Adeg-Adeg Serong adalah gerakan kaki dengan sikap kaki sama Adeg-Adeg Masekon hanya badan menjadi serong kanan. Adeg-Adeg Kembar adalah gerakan kaki dengan sikap tumit kaki merapat telapak kaki dibuka. Tengkoh adalah gerak kaki dengan kedua lutut ditekuk sikap badan merendah. Jangreng adalah gerakan kaki dengan sikap kaki lurus/tegak. Sasag adalah gerak sikap posisi tumit sejajar dengan mata kaki. Nggroda adalah gerak kaki dengan posisi telapak kaki saling merapat bagian tumit sedang bagian depan membuka 450. Mendak adalah gerak kaki dengan posisi lutut kaki ditekuk merendah. Tanjak Kanan adalah gerak kaki dengan posisi kaki letak telapak kaki kanan agak didepan telapak kaki kiri dan kaki kiri dibelakang kaki kanan. Sila adalah gerak kaki dengan posisi duduk bersila, kaki kanan di depan kaki kiri. Jengkeng adalah gerak kaki dengan posisi duduk diatas kaki. Srisig adalah gerakan lari-lari kecil dengan posisi kaki jinjit dan mendak lutut ditekuk. Jinjit adalah gerakan kaki berdiri dengan menggunakan ujung telapak kaki bagian depan. Trecet adalah gerakan kaki gerakan seperti lari ditempat dengan posisi kaki membuka dan jinjit. Kenser adalah gerakan kaki dengan berpindah posisi menggeserkan telapak kaki secara bersamaan. Lumaksana adalah gerakan berjalan ke depan maju maupun ke belakang mundur. Enjeran adalah gerak jalan yang dilakukan jalan kepiting/jalan miring ke kanan dan ke kiri. Debeg Kanan adalah gerakan menghentakkan telapak kaki bagian depan ke kanan. Debeg Kiri adalah gerakan menghentakkan telapak kaki bagian depan ke kiri. Gejug adalah gerakan menghentakkan kaki bagian telapak kaki ke belakang kaki yang menjadi tumpuan. Tanjak Kiri adalah gerak kaki dengan posisi kaki letak telapak kaki kiri agak didepan telapak kaki kanan dan kaki kanan dibelakang kaki kiri. Junjungan Betis adalah gerak kaki dengan kaki diangkat setinggi betis untuk tari putra gagah. Junjungan Lutut adalah gerakan kaki dengan kaki diangkat setinggi lutut untuk tari putra gagah. Seredan Pokok adalah gerakan kaki yang digunakan apabila akan melakukan gerak tanjak putra halus/lanyap. Seredan Jempol adalah gerakan kaki yang digunakan apabila berjalan/lumaksana. Kicat adalah gerakan mengangkat kaki setinggi betis di belakang kaki depan dengan arah telapak kaki serong. Seser adalah gerakan kaki menggeser ke kanan/ke kiri. Nyregseg adalah gerakan kaki melangkah dengan cara bergeser ke depan. Duduk Deku adalah gerakan kaki dengan melipat kedua kaki ke bagian dalam. Nginder adalah gerakan memutar kaki. Mundur Sindur adalah gerak kaki mundur, sedikit agak tranjal dan patah-patah. Jinjit Mentul adalah gerakan kaki dengan gerakan kedua kaki jinjit dengan bergantian menghentak agar tampak jinjit mentul-mentul yang terkadang disertai tolehan. Jinjit Lengser adalah gerakan kedua kaki jinjit berjalan ke samping baik arah kanan/kiri. Gedrug Tumit adalah gerak kaki tumit melakukan hentakan sedang kaki jinjit. Ping Mlaku adalah gerak kaki silang, baik ke kanan/ ke kiri, ke depan/ ke belakang. Demikian tulisan mengenai gerak dasar dalam tarian. Mungkin ada perbedaan istilah dalam bahasa daerah. Mohon maaf jika tulisan ini kurang sesuai dengan harapan anda, Sumber
Gerak dasar kaki pada tarian sebagai berikut a. Gejuk Gejuk adalah gerakan menghentakkan ujung depan telapak kaki di belakang tungkai kaki lainnya yang menapak b. Debeg Debeg adalah gerakan menghentakkan ujung telapak kaki di sisi sebelah kaki yang lain c. Enjer Enjer adalah gerakan melangkah ke samping kiri atau samping kanan. Pada saat melangkah ke samping kanan, kaki kanan selalu berada di depan, sedangkan pada saat melangkah ke samping kiri, kaki kiri yang selalu berada di depan d. Kenser Kenser adalah gerakan kaki denga cara geser buka-tutup telapak kaki ke arah kanan atau ke arah kiri e. Lumaksono Lumaksono adalah berjalan ke depan. Sikap dan posisi kaki kiri lumaksono dengan arah telapak kaki serong ke luar atau mager timun f Tenjak kiri belakang/depan Adalah sikap atau posisi tanjak kiri, tanjak kanan sebaliknya g. Kicat Kicat adalah sikap kaki kiri kicat terap kempol kaki kanan, kiri kanan atau ke kiri
Jakarta - Apa yang dimaksud dengan gerak tari? Gerak tari adalah media penari menyampaikan pesan tariannya. Ini berhubungan dengan amanat yang bisa dipetik oleh penonton dari pertunjukan tari yang ditontonnya. 9 Macam-Macam Gerak Tari dan Penjelasannya yang Perlu Diketahui Macam-Macam Pola Lantai Seni Tari, Pengertian, dan Unsurnya Seni Tari Adalah Ekspresi Batin dalam Gerak, Ini Contohnya Dalam buku berjudul Seni Budaya Kelas XII yang dipublikasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemdikbud, gerak tari adalah dipengaruh tenaga yang menjadi salah satu indikator keberhasilan penari membawakan tarian di atas panggung. Gerak tari meliputi apa saja? Gerak tari adalah meliputi segala gerak tubuh manusia dan dipengaruhi dorongan tenaga. Pada dasarnya, gerak tari adalah meniru gerak-gerak alami untuk bisa diolah dengan “digayakan” sebagai sebuah tarian. Berikut ulas lebih mendalam tentang gerak tari dan penjelasannya, Rabu 28/12/2022.Warga Indramayu histeris melihat kades kesurupan setelah menari jaipongPara penari tampil dalam Festival Tari Ratoh Jaroe di Banda Aceh, Aceh, Rabu 8/9/2021. Festival Tari Ratoh Jaroe ini dapat disaksikan oleh penonton secara online. CHAIDEER MAHYUDDIN/AFPGerakan dalam seni tari menjadi salah satu unsur terpenting. Gerak tari adalah media penari untuk bisa mengomunikasikan pesan melalui tariannya. Gerak tari meliputi gerakan tubuh manusia. Dalam buku berjudul Siswa Seni Budaya XI oleh Jelly Eko Purnomo, dan Zefri Yandra, seni tari adalah suatu ungkapan perasaan, maksud dan pikiran yang diekspresikan melalui gerak tubuh/fisik yang ritmis. Gerak tari adalah unsur utama tari yang bisa terjadi karena pengaruh tenaga. Itu artinya, gerak tari sama dengan tenaga. Gerak tari disebut pula sebagai indikator keberhasilan tarian dibawakan penari. Dalam buku berjudul Seni Budaya Kelas XII yang dipublikasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemdikbud, gerak tari adalah dipengaruh tenaga yang menjadi salah satu indikator keberhasilan penari membawakan tarian di atas panggung. Penciptaan tari, pada dasarnya berasal dari stimulus lingkungan sekitar. Faktor inilah yang nantinya mendorong gerak tari adalah meniru gerak-gerak alami untuk bisa diolah dengan “digayakan” sebagai sebuah Tari Paling Dasar dan PenjelasannyaPenari dengan menggunakan baju adat khas Papua menghibur penonton saat Upacara Pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu 2/10/2021. ANTARA FOTO via InfoPublik/Nova WahyudiDalam buku berjudul Seni Budaya oleh Sem Cornelyoes Bangun dkk, paling dasar dari gerak tari adalah gerak kepala, gerak badan, gerak tangan, dan gerak kaki. Apa perbedaan dari keempatnya? 1. Gerak Tari Bagian Kepala Gerakan kepala pada teknik dasar gerak tari contohnya, menundukkan kepala. Penari menggerakan kepala dan membayangkan sedang membuat angka 8 dengan dahi. Contoh teknik gerak tari kepala, antara lain gerak kepala gedheg Jawa, godeg Sunda, dan gerak kepala gilek Sunda. 2. Gerak Tari Bagian Badan Gerakan badan pada teknik dasar gerak tari, contohnya ketika penari memasang badan lurus ke depan, lalu membuka tangan dan kaki dengan lebar. Saat menari, badan digerakkan dengan diputar ke kiri atau ke kanan. Jika diputar ke kanan, badan menjadi serong kanan dan berlaku sebaliknya. Badan dapat digerakkan ke atas maupun ke bawah. 3. Gerak Tari Bagian Tangan Gerakan tangan pada teknik dasar gerak tari, contohnya ketika penari menggerakkan tangan lurus ke depan dengan kedua telapak tangan membuka ke arah depan. Dicontohkan pula ketika penari membuat pergelangan tangan dan tangan menyilang, kemudian jari-jari dibuat menghadap ke bawah. Misalnya pada gerak lontang kembar Sunda, gerak tumpang tali Sunda, dan lain-lain. 4. Gerak Tari Bagian Kaki Gerakan kaki pada teknik dasar gerak tari, contohnya ketika penari membuat kedua kaki membuka ke depan dengan berat badan bertumpu pada kaki kiri. Kemudian, kedua kaki menyilang, lalu angkat tumit kaki kanan ke atas seperti menjinjit sampai setinggi betis dengan tumpuan badan berada di kaki kiri. Contoh gerak tari bagian kaki pada adeg-adeg Sunda, tanjak Jawa, gerak engke gigir Sunda, gerak tanjak kanan-kiri untuk tari putri Jawa, dan Tari Selain Gerak dan PenjelasannyaPenari Bali menarikan tari pendet saat pembukaan WKF World Junior, Cadet and U-21 Championship 2015 di ICE Serpong, Banten, Kamis 12/11/2015. peserta dari 91 negara berlaga di ajang ini. FithriansyahUnsur tari selain gerak adalah berupa ruang dan waktu. Ketiga unsur tari ini saling berkaitan satu sama lain. Dalam buku berjudul Seni Budaya Kelas XII yang dipublikasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemdikbud, ini penjelasan unsur tari selain gerak yang dimaksudkan 1. Ruang Tari Unsur tari selain gerak tari adalah ruang, fungsi utamanya menjadi tempat untuk bergerak. Tempat untuk bergerak, maksudnya secara harfiah berupa panggung atau pentas tempat untuk menari, baik panggung tertutup maupun panggung terbuka. Meski begitu, di dalam tari dikenal pula tempat untuk bergerak yang bersifat imajinatif atau unsur tari adalah ruang imajinatif. 2. Waktu Tari Unsur tari selain gerak adalah waktu, hal ini berhubungan dengan waktu yang diperlukan oleh penari dalam melakukan gerak. Waktu dalam tari sebagai unsur tari yang sangat tergantung pada tiga hal penting. Unsur waktu tari adalah waktu bergantung dari cepat lambatnya tempo penari ketika melakukan gerak. Kemudian unsur waktu tari adalah bergantung dari panjang pendeknya ketukan ritme dalam melakukan gerak. Terakhir, unsur waktu tari bergantung pada lamanya durasi penari dalam melakukan gerak. Itulah unsur-unsur tari yang perlu dipahami.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.